Genset Cummins 1000 kVA merupakan salah satu unit powerhouse yang paling andal di kelas heavy-duty. Digunakan luas di pabrik besar, data center, rumah sakit, pertambangan, dan proyek infrastruktur di Indonesia, genset ini menawarkan kapasitas tinggi hingga 800-1000 kW standby dengan efisiensi bahan bakar optimal dan daya tahan luar biasa. Namun, masalah hunting – fluktuasi RPM (putaran per menit) yang naik-turun tidak stabil – sering muncul pada genset Cummins skala besar seperti ini. Gejala hunting tidak hanya membuat tegangan dan frekuensi listrik bergoyang (misalnya 50 Hz naik-turun ±5 Hz), tapi juga berisiko merusak peralatan sensitif, meningkatkan konsumsi solar, dan bahkan menyebabkan shutdown mendadak.
Baru-baru ini, tim Siwalan Diesel menangani kasus nyata genset Cummins 1000 kVA yang mengalami hunting parah. Setelah inspeksi mendalam, penyebab utamanya terungkap: governor sudah lama tidak stabil dikombinasikan dengan oli kepenuhan (overfill). Untungnya, komponen lain seperti injektor, turbo, dan alternator masih dalam kondisi baik, sehingga perbaikan bisa dilakukan tanpa biaya overhaul besar. Sebagai ahli genset yang melayani service, jual, dan sewa genset Cummins di seluruh Indonesia, Siwalan Diesel ingin berbagi analisis lengkap kasus ini agar pemilik genset bisa mencegah masalah serupa.
Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab hunting pada genset Cummins 1000 kVA, fokus pada governor dan oli berlebih, gejala, dampak, cara diagnosis, solusi perbaikan, pencegahan, serta mengapa memilih Siwalan Diesel untuk service genset Cummins Anda.
Apa Itu Hunting pada Genset Cummins dan Mengapa Berbahaya?
Hunting (atau surging) adalah kondisi di mana RPM mesin genset Cummins berfluktuasi secara periodik atau acak, biasanya ±50-200 RPM dari setpoint normal (1500 RPM untuk 50 Hz). Pada genset Cummins 1000 kVA, hunting sering terlihat dari:
- Suara mesin “ngayun” atau naik-turun seperti gelombang.
- Lampu indikator frekuensi/tegangan bergoyang di control panel.
- Beban listrik tidak stabil, menyebabkan flickering lampu atau trip breaker.
- Konsumsi solar naik drastis karena pembakaran tidak efisien.
Menurut pengalaman teknisi Cummins resmi dan kasus lapangan di Indonesia, hunting pada genset besar seperti 1000 kVA bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, kombinasi governor tidak stabil dan oli kepenuhan sering menjadi penyebab utama pada unit yang sudah beroperasi lama tanpa maintenance rutin.Dampak hunting jika dibiarkan:
- Kerusakan bearing dan crankshaft karena getaran berulang.
- Overheating komponen karena pembakaran tidak sempurna.
- Kerugian finansial: downtime pabrik bisa mencapai jutaan rupiah per jam.
- Risiko kebakaran jika oli bocor ke exhaust akibat tekanan crankcase tinggi dari overfill.
Penyebab Utama Hunting Genset Cummins 1000 kVA: Governor Lama Tidak Stabil
Governor pada genset Cummins berfungsi sebagai “pengatur kecepatan” otomatis. Pada model Cummins 1000 kVA (sering menggunakan engine KTA50 atau QSK series), governor bisa mechanical (Woodward atau Bosch) atau electronic (full authority ECM). Governor mengontrol aliran bahan bakar ke injektor untuk menjaga RPM stabil meski beban berubah.
Mengapa governor bisa “lama tidak stabil”?
- Kurangnya Kalibrasi Rutin
Governor mechanical memiliki setting droop dan gain yang perlu di-adjust secara berkala. Jika tidak pernah di-tune selama 2-5 tahun, gain terlalu tinggi menyebabkan overshoot (RPM naik berlebih lalu turun tajam), sementara droop rendah membuat respons lambat. Pada kasus Siwalan Diesel, governor genset Cummins 1000 kVA ini sudah tidak di-kalibrasi bertahun-tahun, menyebabkan hunting parah saat load berubah. - Linkage dan Actuator Bermasalah
Linkage governor ke fuel rack sering kendor, berkarat, atau aus karena debu dan kelembaban tropis Indonesia. Actuator (motor listrik yang gerakkan rack) juga bisa macet atau lemah, membuat governor tidak responsif. - Sensor atau Feedback Bermasalah
Pada governor electronic, sensor speed (magnetic pickup) kotor atau rusak menyebabkan sinyal RPM tidak akurat, sehingga governor “bingung” dan hunting.
Dalam kasus nyata Siwalan Diesel, governor sudah menunjukkan gejala tidak stabil sejak lama (dari log operasi terlihat fluktuasi kecil yang diabaikan), tapi baru parah setelah dikombinasikan dengan masalah lain.
Penyebab Pendukung: Oli Kepenuhan (Overfill) pada Genset Cummins
Oli kepenuhan sering dianggap sepele, tapi pada genset Cummins besar seperti 1000 kVA, ini bisa jadi pemicu hunting signifikan.Mengapa oli berlebih menyebabkan hunting?
- Foaming dan Aerasi Oli
Crankshaft berputar cepat “mencambuk” oli berlebih, menciptakan busa (aerasi). Oli berbusa tidak melumasi dengan baik, menyebabkan tekanan oli rendah atau tidak stabil, yang memengaruhi governor hydraulic (jika pakai tipe hydraulic). - Tekanan Crankcase Tinggi
Oli ekstra meningkatkan tekanan di crankcase, memaksa oli masuk ke intake via breather atau CCV (crankcase ventilation). Ini menyebabkan overfueling sementara, RPM naik-turun liar. - Resistensi Tambahan pada Mesin
Oli berlebih membuat connecting rod dan piston lebih berat bergerak, menambah load pada engine. Governor berusaha kompensasi dengan menambah bahan bakar, tapi malah overshoot. - Kontaminasi Sistem
Pada kasus ekstrem, oli bocor ke exhaust via turbo seal, menyebabkan smoke biru dan combustion tidak stabil.
Dalam kasus genset Cummins 1000 kVA yang ditangani Siwalan Diesel, level oli melebihi batas maksimal dipstick hingga 20-30%. Ini disebabkan pengisian berlebih saat ganti oli terakhir, ditambah breather tersumbat sehingga tekanan tidak keluar. Kombinasi ini memperburuk instability governor yang sudah lemah.
Gejala dan Diagnosis Hunting pada Genset Cummins 1000 kVA
Gejala awal yang sering diabaikan:
- RPM fluktuasi kecil (±20-50 RPM) saat no-load.
- Suara mesin berubah periodik.
- Konsumsi solar naik 5-10% tanpa alasan.
- Lampu indikator hunting di panel (jika ada).
Diagnosis langkah demi langkah oleh Siwalan Diesel:
- Cek Log Operasi dan Jam Kerja – Genset 1000 kVA biasanya >10.000 jam tanpa major service.
- Inspeksi Visual – Cek level oli (pastikan engine dingin, level antara min-max).
- Tes Governor – Monitor droop/gain, cek linkage bebas gerak.
- Drain Oli Berlebih – Kurangi hingga level tepat, lalu tes run.
- Kalibrasi Governor – Adjust gain lebih rendah untuk stabilitas, tes load step.
- Load Bank Test – Jalankan dengan beban bertahap untuk verifikasi stabilitas.
Pada kasus ini, setelah kurangi oli dan tune governor, hunting hilang total. RPM stabil di 1500 ±5, frekuensi 50 Hz solid.
Solusi dan Perbaikan dari Siwalan Diesel
Siwalan Diesel menyelesaikan kasus ini dengan:
- Drain oli berlebih dan ganti filter oli + oli baru (gunakan spec Cummins CES 20081 atau SAE 15W-40).
- Tune governor: reset droop 3-5%, gain disesuaikan agar respons cepat tapi tidak overshoot.
- Bersihkan breather dan CCV system.
- Tes full load 4 jam tanpa hunting.
Biaya relatif murah dibanding overhaul (puluhan juta), dan genset kembali optimal.
Pencegahan Hunting pada Genset Cummins 1000 kVA
- Maintenance Rutin – Service setiap 250-500 jam: cek oli level, kalibrasi governor.
- Gunakan Oli Asli – Jangan overfill, ikuti dipstick mark.
- Monitor Harian – Cek RPM, tegangan, frekuensi via panel.
- Program Service Profesional – Hindari DIY pada genset besar.
Mengapa Pilih Siwalan Diesel untuk Genset Cummins Anda?
Siwalan Diesel adalah ahli genset Cummins dengan pengalaman tangani ratusan unit, termasuk 1000 kVA. Layanan kami:
- Service Genset Cummins – On-site 24/7, troubleshooting hunting, overhaul governor.
- Jual Genset Cummins – Unit baru/bekas, silent type, dengan garansi.
- Sewa Genset Cummins – 1000 kVA ready, include maintenance harian.
Testimoni: “Genset kami hunting parah, Siwalan Diesel datang, diagnosa cepat, selesai dalam 1 hari!” – Pelanggan industri Surabaya.Jangan biarkan hunting merusak operasional Anda.
Jika Cummins Anda sudah mulai kasar, berasap, atau bergetar kuat → hubungi kami sekarang untuk diagnosa gratis!
Telepon: 0813-2640-8815
Email: siwalandiesel.official@gmail.com
Alamat: Seketi Kec Balong Bendo, Surabaya, Sidoarjo Jawa Timur
Website: https://siwalandiesel.co.id
Comments